Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Urban Farming

Cup Cake Bayam, Rayuan Maut Untuk Anak-anak Komunitas yang Enggan Makan Sayur

panen bayam di Bandung Berkebun Anak-anak ngga mau makan sayur? Duh, rupanya jadi cerita klise yang diulang-ulang, ya? Padahal salah satu hasil urban farming yang berlimpah di komunitas dampingan adalah bayam. Mudah tumbuhnya dan seedsnyapun murah. Alhasil sering banget berakhir sia-sia karena keluarga bosen makan sayur bening bayam. Pastinya harus ada strategi khusus agar sayuran bayam bisa diberdayakan ya? Bukan saja agar tidak terbuang, bayam juga bermanfaat bagi kesehatan. Apa saja? 1.       Kandungan Vitamin A nya sangat tinggi sehingga pastinya berkhasiat menjaga kesehatan mata. 2.       Mengandung Vitamin K yang pastinya membantu penyerapan Kalsium. Sehingga sangat berguna untuk tumbuh kembang anak juga orang lanjut usia. 3.       Mengandung flavgonoid sehingga mampu meredam infeksi tubuh yang sebabkan kanker. 4.       Mengandung banyak serat yang bermanfa...

Pak Menteri, Kami Bukan Pemalas dan Penggosip

  cabai penyebab ibu rumah tangga di cap malas “Kita putuskan kemarin saya akan kasih 10 juta pohon cabai untuk ibu-ibu PKK seluruh Indonesia, biar tanam di rumah. Petani tetap tanam untuk industri. Cabai kan gampang ini," ungkap Spudnik Sujono, Direktur Jendral Holtikutura Kementerian Pertanian. Pernyataan senada dan seirama juga diberikan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaeman yang selain menyuruh menanam cabai juga menuduh ibu-ibu rumah tangga sebagai mahluk yang malas ( sumber ). “Ini cabai saja berteriak malas. Kenapa malas? Ibu-ibu ada 126 juta penduduk Indonesia, kalau ini bergerak tanam cabai, mengurangi gosipnya 5 menit dengan tanam cabai 5 menit per pagi, selesai persoalan cabai di republik ini yang selalu kita bahas,” ujarnya ( sumber ). Oh…oh…oh…siapa yang dimaksud malas oleh Pak Amran? Apakah kami para ibu rumah tangga yang setiap hari harus memastikan suami dan anak selalu kenyang serta berpakaian rapi? Yang setiap dini hari harus bangun sementara seisi ...

Si Cantik, Ganyong

Mungkin akibat bertahun-tahun mengenyam kurikulum yang seragam, tanpa kita sadari cara pandang kita menjadi begitu standar.  Butuh makanan? Ya beli/masak saja nasi dan lauk pauknya. Sakit? Ya, ke dokter dan membeli obat di apotik. Selesai. Pernahkah terpikirkan bahwa ada alternatif lain selain beras? Ada alternatif lain selain mengonsumsi obat/suplemen dari apotik? Dan alternatif lain itu kemungkinan besar terserak di pekarangan rumah/ taman kota. Contohnya tanaman bunga dahlia yang cantik dan indah. Tidak banyak yang mengetahui bahwa umbi dahlia  mengandung  inulin yang  berfungsi sebagai prebiotik karena menjadi komponen pangan substrat mikroflora menguntungkan di dalam usus. Inulin juga membantu  meningkatkan penyerapan kalsium yang akan mencegah osteoporosis atau pengeroposan tulang. Sedangkan sebagai bahan makanan alternative, umbi tanaman bunga tasbih (Canna edulis Kerr), atau masyarakat lebih mengenalnya sebagai  tanaman ganyong atau g...

Urban Farming di Bantaran Sungai Cidurian

merubah area sampah menjadi area urban farming (dok. Maria Hardayanto) Keluhan apa yang aneh tapi nyata? Jawabnya : Sampah! Mengapa aneh? Karena sampah atau timbunan sampah terjadi akibat ulah manusia. Bukan bencana alam. Sehingga harusnya bisa diatasi. Harusnya sampah tidak berserakan dimana-mana, ditempat yang sungguh ajaib seperti di bawah pohon, di setiap tanah kosong dan di aliran sungai. sampah di aliran dan bantaran sungai Cidurian (dok. Maria Hardayanto) Kebetulan penulis bertemu dua komunitas yang mempunyai masalah persampahan. Salah satu komunitas terletak di bantaran sungai Cidurian Bandung yaitu komunitas Engkang-engkang. Engkang-engkang (bahasa Sunda) atau anggang-anggang (bahasa Indonesia) adalah nama binatang yang hanya bisa hidup di air jernih. Pemilihan nama Engkang-engkang jelas menunjukkan tujuan komunitas untuk mengembalikan lingkungannya kembali asri hingga binatang anggang-anggang bersedia hidup kembali di aliran sungai Cidurian. Angan yang mungkin...

Yuk Membuat Terrarium Sederhana

Pendekatan pada masyarakat dengan tujuan perubahan perilaku ramah lingkungan memang gampang-gampang susah. Ada waktunya suatu program berjalan di tempat alias tidak ada perubahan walau berbagai strategi sudah dicoba. Tetapi ada kalanya semua berjalan lancar tanpa hambatan seperti seharusnya jalan tol. Lancar dan menyenangkan. Salah satu kegiatan yang lancar adalah  membuat terrarium. Idenya berawal sewaktu mendapat  cendera mata  pernikahan  Rima , duta WWF Forest Friend yang melepas lajang tanggal 10 Juli 2011. Pembuatan terrarium menarik karena  seluruh anggota keluarga bisa terlibat untuk menanam dan memelihara tanaman hias dengan menggunakan ulang botol/gelas kaca yang sudah tidak terpakai. Bekas mug yang sudah patah pegangannya dan biasanya dibuang juga bisa dibuat cantik kembali. Akhir tujuan pembuatan terrarium bisa melebar. Seorang pembuat terrarium yang tekun dan kreatif bisa mendapat penghasilan dari terrarium yang unik dan inda...