Seorang anggota Dewan Ketahanan Pangan mengeluh akan perilaku masyarakat yang enggan melakukan diversifikasi pangan. Keluhan yang mengada-ada, karena warga masyrakat tentunya sudah lelah mencari nafkah. Mereka ingin membeli barang yang murah dan enak. Nah masalah enak menjadi subjektif, sangat tergantung selera penikmat pangan dan tentunya faktor kebiasaan. Makanan yang tidak biasa mereka santap akan terasa aneh rasanya. Salah satu hasil terobosan peneliti untuk diversifikasi pangan adalah tepung mocaf, atau tepung singkong modifikasi. Merupakan hasil fermentasi tepung singkong yang dapat digunakan untuk mensubstitusi tepung tergu. Berwarna putih dan tidak berbau apek seperti umumnya tepung singkong, tepung mocaf tidak mengandung gluten, suatu senyawa yang hanya ada pada tepung terigu. Keberadaan gluten inilah yang membuat hasil olahan tepung terigu menjadi kenyal. Gluten merupakan senyawa yang dapat memperberat gejala pada anak autism dan penderita penyakit Celia...
“I hear and I forget. I see and I remember. I do and I understand”